Hukum Meminta-minta dan Mengemis dalam Syari’at Islam.

Hukum Meminta-minta dan Mengemis dalam Syari’at Islam.
Kode : 2334 TQW
Karya : Yazid bin Abdul Qadir Jawas
Cetakan : Pustaka At-Taqwa
Harga : Rp. 22.000,-

Sitem Pemesanannya,…
Sms atau Telp Hp: 0812 8182 4445
PIN BB 228D6666
Pesan > Info Total Pesanan > Transfer > Proses Packing > kirim
Sudahkah Saudaraku memilikinya,…
Ongkir di Tanggung Pembeli,..

hukum-meminta-minta-dan-mengemis2

Pada zaman sekarang ini, minta-minta dan mengemis dianggap suatu hal yang biasa, bahkan dijadikan sebagai mata pencaharian. Fenomena ini terus berkembang dan memiliki beragam pola serta perangkat-perangkat yang mampu menunjang perkembangannya.

Oleh karena itu, untuk mengatasi dan menanggulanginya juga membutuhkan kerja keras. Meminta-minta dan mengemis dalam Islam merupakan kehinaan, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengancam bahwa orang yang meminta-minta pada hakikatnya ia meminta bara api dan akan mencakar-cakar wajahnya pada hari Kiamat serta ia akan datang pada hari Kimat dalam tidak ada sekerat daging pun di wajahnya. Banyak sekali hadits-hadits yang mengancam orang-orang yang selalu meminta-minta dan mengemis tanpa ada keperluan.

Dalam buku ini penulis jelaskan pandangan syari’at Islam tentang meminta-minta atau mengemis, keutamaan orang yang bersyukur, merasa cukup dan puas dengan rezeki yang Allah ‘Azza wa Jalla berikan dan selainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: